Search This Blog

Loading...

Thursday, September 6, 2012

Seputar Obat Penunda Haid untuk Haji


Di Jepang pil penunda haid bisa diminta di dokter kandungan atau klinik kandungan. Tapi saya sendiri kurang tau teknisnya karena saat itu pesan kepada ortu untuk dibawakan dari Indonesia saja.

Semua ritual haji kecuali thawaf ifadah boleh dilakukan oleh wanita haid. Saran saya, kalau memang siklus haidnya teratur dan bisa diprediksi kira2 kapan nanti tanggal haidnya, apakah jatuhnya pas dengan hari dimana thawaf ifadah dilakukan? Jika memang tidak, lebih baik ngga usah diminum. Karena menurut saya, penggunaan pil tsb pasti ada efek sampingnya dan bagi wanita yang sensitif dengan kontra indikasinya, bisa jadi terasa sedikit mengganggu. Ini saya rasakan sendiri berupa nyeri di ulu hati, kalau dibuat jalan sakit. Memang saya tidak bisa memastikan apakah ini efek samping obat haid atau tidak, tapi sebelum2nya saya tidak pernah merasakan keluhan ini. Jika melihat dari kontra indikasinya, salah satunya adalah penderita penyakit hati berat. Saya sendiri carier hepatitis B, pernah sekali diopname karena demam berdarah, dan saat itu kadar SGPT saya tinggi. Memang saya luput saat itu untuk cek kontra-indikasi :)

Sebetulnya saat itu saya bisa memprediksi bahwa haid saya kemungkinan ngga jatuh di hari thawaf ifadah (siklus saya teratur), tapi saya tetap meminum obat tsb dengan pertimbangan sayang melewatkan waktu berjamaah di masjid2 yang ganjaran pahalanya dilipatgandakan, dsb. Ini pendapat saya, bukan berarti menyesali yang sudah berlalu, hanya semoga saja jika memang ada pelajaran yang bisa diambil, smg bisa dimanfaatkan untuk diterapkan dimasa yang akan datang. Sebaiknya jika memang mau menggunakan, dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Pada saat pemakaian obat tunda haid, sesekali bisa terjadi spotting (keluar bercak darah), dan saat ini kita masih bisa beribadah karena spotting bukan darah haid. Saat spotting terjadi, kita bisa minum tambahan dosis 1 pil lagi dari yang biasa kita minum. Kalau spotting sudah berhenti, tidak perlu dilakukan penambahan. Dibawah ini saya copaskan artikel yang saya rasa bermanfaat seputar penggunaan obat tunda haid, sumbernya dari sini.

*****

MENUNDA HAID UNTUK UMROH DAN ATAU HAJI, PERLUKAH ?

Pada saat haji/umroh, tentunya kita ingin terbebas dari haid atau perdarahan pervaginam lainnya, sehingga kita bisa khusyu’ menunaikan ibadah, iya kan? Tapi kekecewaan terhadap beberapa obat penunda haid, atau mendengar cerita-cerita alias bisikan-bisikan tetangga dari beberapa teman atau saudara yang ternyata “bocor” juga disana, kadang menyebabkan beberapa jamaah perempuan memutuskan tidak usah menunda haid, asal waktunya tepat, bukan disaat2 tertentu yang terlarang untuk haid misalnya thawaf. Padahal kalau saja kita menggunakannya disaat yang tepat, dengan obat yang tepat, penundaan haid ini akan membuat kita lebih nyaman, karena terhindar dari kehebohan bulanan yang bisa mengganggu proses ibadah. Jadi perlu tidak sih kita menunda haid? Semuanya terpulang kepada anda.

DASAR HUKUM HAID MENURUT ISLAM

Darah yang keluar dari rahim seorang wanita dapat dibagi menjadi dua:
  • Darah Haid. Haid adalah darah yang keluar dari rahim seorang wanita yang berada dalam keadaan sehat, tanpa adanya penyakit. Darah haid datangnya 21-35 hari sekali (periodik & siklik), lamanya 3-6 hari, warnanya seperti merah tua seperti hati ayam sampai kecoklatan, ganti pembalut 2-6 kali perhari, dan tidak disertai nyeri yang hebat (dismenorea).
  • Darah istihadah. Adalah darah yang keluar dari rahim seorang wanita yang disebabkan oleh penyakit tertentu. Penyakit yang sering menyebabkannya spt. mioma uterus, polip serviks/polip endometrium, penyakit radang panggul. Wanita yang sedang berdarah penyakit wajib mengerjakan semua ibadah sebagaimana ketetapan hukum wajib atas orang berpenyakit yang lain. Hanya saja ia harus memelihara kebersihan dengan cara membasuh daerah vaginanya, memakai pembalut wanita dan mengambil wudhu setiap akan melaksanakan shalat lima waktu.

Wanita yang sedang haid dilarang melakukan 6 kegiatan :
1.Thawaf ,
2. Shalat, baik wajib maupun sunnah,
3. Berdiam diri di dalam masjid,
4. Memegang Al-Qur’an (Membaca tafsir atau membaca quran dari hafalan boleh)
5. Berpuasa,
6. Bersanggama
Kegiatan-kegiatan dalam ibadah haji seperti Sa’i, Wuquf, Mabit, melontar jumroh dan memotong rambut boleh dilakukan dalam keadaan haid.

PENUNDAAN HAID :
  • Penundaan haid banyak digunakan wanita yang akan menunaikan ibadah haji(terutama untuk waktu yang singkat).
  • Penting membedakan darah haid atau perdarahan bukan haid yang disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu. Penudaan haid dapat menggunakan hormon seks wanita : yaitu Pil KB, Pil Progesteron, Suntik KB, Suntik Hormon GnRH.

PEMAKAIAN HORMON UNTUK PENUNDAAN HAID.
  • Penundaan haid dengan menggunakan hormon, akan mempengaruhi sistem endokrin dan reproduksi wanita itu sendiri, sehingga penggunaan yang tidak rasional dapat mengganggu siklus haid.
  • Yang paling mudah dengan memberikan TABLET PROGESTOGEN (Primolut-N atau Endometeril), Mulai diminum sejak haid selesai sampai paling lambat 14 hari sebelum haid yang berikutnya datang dan hentikan pemakaiannya 3 hari sebelum haid yang diinginkan. Obat diminum setiap hari, dengan waktu yang sama.
  • Dianjurkan untuk langsung menggunakannya setelah haid selesai dibulan sebelum kita menunaikan ibadah haji/umroh sampai haji/umroh kita selesai dan sudah kembali ke tanah air. Kenapa ? Karena pada saat haid selesai, endometrium sudah sangat tipis, karena lapisan fungsionalnya belum tumbuh lagi. Kalau kita langsung menekan pertumbuhannya, kemungkinan lapisan endometrium itu menebal dan akhirnya luruh dapat dicegah.
  • Pemberian obat hormonal ini jika diberikan dengan dosis tepat, akan sesuai kerjanya, sehingga tidak ada lagi kekecewaan terhadap obat penunda haid. Haid biasanya akan datang 2-3 hari setelah penghentian pengambilan progestogen. Progestogen dapat diberikan berbulan-bulan dengan pengaruh sampingan yang ditimbulkan sangat jarang.

KONTRAINDIKASI LARANGAN PEMBERIAN PROGESTOGEN :
  • Kanker payudara
  • Migrain
  • Depresi kejiwaan
  • Penyakit hati berat
  • Kencing manis yang disertai dengan komplikasi.
  • Perdarahan dari kemaluan yang belum jelas penyebabnya
  • Riwayat penyakit kuning dalam kehamilan
  • Riwayat stroke
  • Riwayat penyakit jantung koroner/infrak
  • Riwayat tromboemboli

PERDARAHAN BERCAK (SPOTTING)
  • Pada penggunaan sediaan tablet progestogen sering ditemukan perdarahan bercak.
  • Kebanyakan wanita beranggapan bahwa perdarahan bercak yang terjadi tersebut sama seperti darah haid, sehingga tidak mau mengerjakan ibadah.
  • Perdarahan yang terjadi adalah perdarahan akibat pemberian hormon dan tidak sesuai dengan definisi haid normal. Jika wanita tersebut tetap merasa terganggu oleh perdarahan bercak tersebut, maka cara mengatasinya adalah dengan memberikan tambahan satu tablet progestogen.

  • Penambahan tablet progestogen hanya berlaku selama perdarahan bercak masih terjadi. Bila perdarahan bercak tersebut berhenti, hentikan penambahan. Bila penambahan tablet progestogen tidak berhasil menghentikan perdarahan bercak, maka hentikan penambahan progestogen dan perlu dijelaskan bahwa perdarahan bercak yang terjadi tidak membatalkan ibadah.

  • Endometrium yang sudah mengalami penebalan saat haid, memerlukan dosis tambahan jika “bocor” ditanah suci. Endometrium yang sangat tipis (karena baru selesai Haid), justru memerlukan tambahan obat hormon estrogen unt mengimbangi dosis progestogen yang membuat fragil_kerapuhan pembuluh darah di endometrium yang sangat tipis tadi. Sudah jelas kan bedanya ?

HAL-HAL YG PERLU DIPERHATIKAN SELAMA PENGGUNAAN TABLET PROGESTOGEN.
  • Bila tiba-tiba timbul sakit kepala mendadak, hentikan segera pemakaiannya.
  • Wanita dengan riwayat depresi kejiwaan harus mendapat perhatian khusus. Tablet progestogen harus dihentikan bila depresi timbul kembali lebih serius.
  • Wanita dengan kecing manis perlu diawasi secara teliti.
  • Penambahan berat badan mungkin ada hubungannya dgn progestogen.
  • Wanita dengan penyakit ginjal dan epilepsi memerlukan pengawasan ketat.

PENUNDAAN HAID DENGAN PIL KB KOMBINASI
  • Pil kontrasepsi kombinasi dapat digunakan untuk pengaturan haid.
  • Cara penggunaannya juga sama dengan penggunaan tablet progestogen.
  • Pada pil kontrasepsi kombinasi yang mengandung tablet coklat (vitamin) = plasebo, maka tablet plasebo tersebut harus dibuang (KB 28 tablet) tapi jika menggunakan KB 21 tablet langsung dilanjutkan dengan lembaran pil berikutnya saja. Penggunaan pil kontrasepsi untuk pengaturan haid sangat sedikit menimbulkan perdarahan bercak. Cara mengatasi perdarahan bercak adalah dengan penambahan 1 tablet pil serupa pada saat perdarahan bercak terjadi. Bila perdarahan bercaknya berhenti, hentikan untuk hari berikutnya. Andaikata setelah penambahan 1 tablet masih juga terjadi perdarahan bercak, jangan menambahkan pil baru lagi.
  • Efek samping tersering pada penggunaan pil kontrasepsi kombinasi adalah mual, muntah, sakit kepala dan nyeri payudara. Hati-hati bila sedang sakit TBC dan Diabetes.


No comments:

Post a Comment